1. “Press for truth”. Riset yang dibuat oleh para ibu yang suaminya tewas di peristiwa “9 11”:
http://agung-trisetyarso.blogspot.com/2008/09/press-for-truth.html
2. “9 11 Revisited”
http://agung-trisetyarso.blogspot.com/2008/09/9-11-revisited.html
Posted in Uncategorized on September 23, 2008| Leave a Comment »
1. “Press for truth”. Riset yang dibuat oleh para ibu yang suaminya tewas di peristiwa “9 11”:
http://agung-trisetyarso.blogspot.com/2008/09/press-for-truth.html
2. “9 11 Revisited”
http://agung-trisetyarso.blogspot.com/2008/09/9-11-revisited.html
Posted in Uncategorized on September 22, 2008| 4 Comments »
Assalamu`alaykum ww
Ketika beberapa bulan yang lalu ke Salman, saya ketemu beberapa aktifis Salman dan (seperti biasa) mempropagandakan konsep inside jobs dan fabled enemies dalam peristiwa “9 11”.
Ternyata konsep “fabled enemies” ini menjadi painful questions bagi sebagian umat Islam; terutama bagi penggemar “Osama bin Laden”, Omar Bakri Muhammad, dkk.
Nafeez Ahmed dkk berpandangan (sebagaimana diungkapkan di http://reprehensor.gnn.tv/blogs/10710/Nafeez_Mossadeq_Ahmed_July_22nd_2005) bahwa “Osama bin Laden”, Muhammad Atta, Ziad Jarra bahkan Al-Qaeda adalah boneka-boneka ciptaan Invisible Government (CIA, Zionism dkk) yang dipergunakan kapan saja untuk memberikan citra jelek ke Islam.
Posted in Uncategorized on September 20, 2008| 14 Comments »
Salah satu alasan manusia layak skeptis terhadap keterangan resmi pemerintah AS adalah disebabkan tidak adanya penjelasan yang memuaskan sekitar runtuhnya ketiga gedung tersebut.
Gedung WTC 1 runtuh dibawah waktu gerak jatuh bebas dari puncaknya (yaitu kurang 0.22 detik)
WTC 1 ditubruk pesawat pada lantai 98 … artinya masih ada 90 lantai lebih yang mampu menahan berat 20 lantai dan bangkai pesawat.
Gedung WTC 2 runtuh 2 detik lebih dari free-fall.
WTC 2 ditubruk pada lantai 82 … artinya masih ada 80 lantai yang mampu menahan bangkai pesawat dan 30 lantai.
Gedung WTC 7 runtuh 0,21 detik kurang dari free-fall.
Gedung ini tak disentuh sedikitpun oleh pesawat.
(WTC 1 dan 2 ditubruk oleh pesawat … sedangkan WTC 7 tidak sedikitpun (!))
Berikut sedikit rinciannya:
Free-fall dari puncak WTC adalah 9.22 detik. Tinggi WTC = 417 m (tanpa
antena, dengan antena = 526 m. tengok wiki) asumsi g =9.8 m/s^2.
s = 0.5 * a* t^2 = 0.5 * g* t^2
= 0.5 * (9.8 m/s^2) * (9.22)^2
= 0.5 * 9.8 * 85.102 m = 417 m.
(Tinggi WTC adalah 417 m -> lihat di
http://en.wikipedia.org/wiki/World_Trade_Center)
Dengan cara yang sama, untuk WTC 7 membutuhkan 6.79 detik untuk ketinggian 226 m.(http://en.wikipedia.org/wiki/7_World_Trade_Center)
Berapa waktu runtuhnya WTC 1 (north tower)?
9 detik
Berapa waktu runtuhnya WTC 2 (south tower)?
11 detik
(silakan lihat di
http://en.wikipedia.org/wiki/Collapse_of_the_World_Trade_Center)
Berapa waktu runtuhnya WTC 7?
7 detik
(http://en.wikipedia.org/wiki/7_World_Trade_Center)
Jadi, ketiga gedung itu runtuh dalam waktu yang kurang dari free-fall
dari puncak WTC.
Pertanyaan selanjutnya:
1. Apakah Hukum Newton tidak berlaku di kasus WTC 9 11?
2. Kalau berlaku … berarti dibutuhkan gaya lain yang dapat mempercepat keruntuhan … dan gaya yang paling mungkin adalah berasal dari controlled demolition.
Posted in Uncategorized on September 18, 2008| 1 Comment »
Terorisme tidak pernah diajarkan di dalam Islam … justru orang yang tak suka Islam selalu ingin menjuruskan umat Islam kepada terorisme.
Sayang sekali, ada saja saudara2x kita yang masuk perangkap ini.
Berikut pesan Syaikh Shuraim, yang merupakan Imam Masjidil Haram, untuk menjauhi terorisme.
Posted in Uncategorized on September 15, 2008| Leave a Comment »
Posted in Uncategorized on September 13, 2008| Leave a Comment »
http://eramuslim.com/atk/bps/8911113959-paradok-kehidupan.htm
… Lebih ironi lagi. Mereka yang dahulu sangat sibuk mengurusi anak-anak muda, dan memberikan arahan, membina, dan mendidik, kini mereka tak nampak lagi. Mereka telah pergi. Pergi menjalani peran baru. Mereka menjadi politisi. Mereka sibuk dengan urusan poliltik. Mereka sibuk dengan urusan kekuasaan. Mereka sibuk dengan hitungan-hitungan angka. Mereka sibuk. Sangat sibuk. Mereka mereguk dan menikmati hasil kekuasaan. Mereka menikmati kehidupan baru. Mereka menikmati dengan peran baru itu. Mereka tak tertarik dengan peran yang lama. Mengarahkan, membina dan mendidik anak-anak muda, yang sangat menentukan masa depan. Mereka memilih hasil yang cepat dan konkrit, dan segera dinikmati. Mereka tak lagi memerlukan peran masa lalu. Inilah jalan menuju bencana masa depan Indonesia…
Posted in Uncategorized on September 12, 2008| Leave a Comment »
Saya melihat Kick Andy di metro tv hari ini, mengenai “Laskar Pelangi”.
Sangat mengharukan dan inspirastif.
Posted in Uncategorized on September 12, 2008| Leave a Comment »
http://www.keio.ac.jp/english/keio_in_depth/research/008.html
If I say, “Raise your hand if you have never used a computer”, and if anyone raises his/her hand, this is an incredible person. From cellular phones to rice-cookers, every electric appliance uses a computer. A vehicle may look like a chunk of machinery, but actually half of it is made of electrical parts. I am quite sure that no reader of this column can raise his/her hand. Now then, if a computer is so important in our modern society, what is the ultimate computer?
This definition may vary. For example, a computer that hardly uses electricity is environmentally-friendly. If it can also generate solar power, there is nothing more to say. Some seek to realize an impossible calculation with a computer. An American scientist that I know is studying how much improvement can be expected if the entire energy of the universe is used to improve the performance of computers. You and I both will have to use all of our efforts. This may sound nonsense, but yes, it may be an incredible computer. The major research area of my group is quantum computers that use atoms for calculation. These are incredible computers, more exciting as a scientific theme rather than practical, of an ultimately small world of quantum mechanics. It is similar to developing a space shuttle when everyone else is trying to improve the performance of cars, seeking to create an ultimate vehicle.
Come to think of it, progress in research is somewhat similar to human growth. There is no definition of an incredible person, but incredible people do exist, and they are somehow different from other people. By getting out of stereotypes and be full of ideas in our research, I am trying to realize the “half learning, half teaching” philosophy of Yukichi Fukuzawa in our laboratory so that both students and myself can grow uniquely. Knowledge of physics and mathematics is necessary, but more than that, you should have scientific curiosity and viewpoints that are different from other people.
However, as long as I work for Keio University, which emphasizes on jitsugaku (practical learning), I feel that we should also have a realistic dream. One thing I recently came up with is “no overtime work computer”. When the performance of the computer improves and becomes 2 to 3 times faster, can people get to go home early? The answer is no, and I hear that the amount of computer work increases. Improvement of network technologies resulted in having to work at home after work. Why don’t we get rid of this? If you have any good ideas, let’s work on it together. I hope to hear from you.
Posted in Uncategorized on September 10, 2008| 2 Comments »
Karena tak ada satu pun Mushalla dan Masjid mengundang saya ceramah, maka saya ceramah di blog saja:
http://agung-trisetyarso.blogspot.com/2008/09/curhat-10-ramadhan-teori-konspirasi-9.html
Posted in Uncategorized on September 10, 2008| 3 Comments »
Rekan-Rekan yth.,
Peristiwa “WTC 9 11” pernah mengantarkan Bush dkk memperoleh dukungan 90 % dari rakyat AS dan menjadi justifikasi bagi serangan ke Afghanistas dan Irak (https://trisetyarso.wordpress.com/2008/08/16/akan-seperti-apakah-nasib-bush/).
Tapi, kini, setelah 7 tahun peristiwa tersebut berlangsung, kepercayaan masyarakat AS terhadap pemerintahannya sendiri semakin hilang; itu tak terjadi di dalam negeri AS, tapi juga di hampir seluruh pelosok dunia, seperti terjadi di Mesir (https://trisetyarso.wordpress.com/2008/09/10/911-rumors-that-become-conventional-wisdom/).
Di Indonesia sendiri, opini tersebut semakin berkembang; bahkan kini ada Ustadz “Konspirasi” http://eramuslim.com/konsultasi/kdk
Terkait:
http://agung-trisetyarso.blogspot.com/2008/08/9-11-konspirasi.html