Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Juli, 2009

Video berikut menggambarkan bagaimana kejamnya Pemerintah AS terhadap orang yang tidak bersalah.

Iklan

Read Full Post »

Bom Marriott kemarin semakin menunjukkan siapakah para selebriti teroris yang sesungguhnya; kalau bom meledak pasti tokoh2x ini muncul : Sydney Jones dan AlChaidar. Tokoh2x ini mengetahui JI lebih dalam, bahkan lebih mengetahui JI dari Abu Bakar Baasyir, yang mereka tuduh sebagai ketua JI. Lagipula sekarang ini era media: manusia kebanyakan, seperti Sydney Jones, akan semakin girang kalau semakin sering masuk media, kena sorot kamera, dan diwawancara kemana-mana. Sydney Jones dkk jika dan hanya jika masuk media jika ada bom; selebihnya nyaris tidak mungkin, karena mukanya kalah dengan manohara.

Beberapa tahun yang lalu, Baasyir selalu jadi bulan-bulanan polisi. Setiap ditanya, Baasyir selalu menjawab dengan istiqomah, bahwa pelaku bom2x tersebut adalah musuh2x islam, bukan berasal dari umat Islam, sebagaimana terdapat disini:

http://www.antaranews.com/view/?i=1247823969&c=NAS&s

Bandingkan pula dengan wawancara disini:

http://www.youtube.com/watch?v=KWEhhlaQDHc

Setelah Baasyir ditangkap, nyatanya bom-bom tersebut masih berlangsung.

Memang yang paling gampang bagi kepolisian adalah menangkap lagi Baasyir, mengikuti saran Sydney Jones dkk.

Tapi, pertanyaannya, apakah penangkapan Baasyir benar2x akan menyelesaikan masalah? Jangan2x bom2x tersebut tidak ada hubungannya dengan Baasyir. Kalau begini keadaannya, maka kepolisian sudah dosa double : sudah menangkap kiai, plus pula mengulangi kebodohan yang lalu2x.

Ada baiknya kepolisian mulai merubah strategi: pihak2x yang girang dengan bom2x teroris haruslah menjadi incaran untuk diinterogasi.

Siapakah yang girang dengan bom teroris kemarin?

Baasyir? Jelas tidak, terlihat sekali yang bersangkutan marah2x, sebagaimana diekspresikan dari artikel di atas.

Pesantren Ngruki? Jelas tidak, karena dengan semakin tercapnya teroris pada sekolah mereka, maka peminat akan turun drastis, dan pemasukan juga turun.

Lalu siapa?

Tanpa bermaksud menuduh, mari kita pertimbangkan pihak2x berikut:

1. Musuh PSSI. Ya, jelas sekali, musuh-musuh PSSI merasa terancam jika MU berhasil silaturahmi dan mendidik PSSI. PSSI adalah macan yang tidur, dan sangat mungkin akan bangkit dan menjadi besar ketika Sir Alex Ferguson memberi saran2x jeniusnya kepada para pemain PSSI. Oleh karenanya, ada pihak2x yang tidak senang itu terjadi. Besar kemungkinan musuh2x PSSI ingin agar MU cukup bertanding di Malaysia saja, JANGAN SAMPAI MU menginjakkan kaki di Senayan … . Menurut skema ini, bisa saja intellectual dadder-nya adalah musuh2x PSSI.

2. Pihak2x yang tiba2x masuk televisi setiap bom teroris muncul. Yang jelas, tidak ada hubungan antara Dian Sastro dengan bom teroris; akan tetapi penampakkan Sydney Jones dan bom teroris adalah berbanding lurus. Apalagi yang bersangkutan mukanya pasti bangga dan bahagia, setiap kali muncul di televisi dengan menunjukkan bahwa teori dan prediksinya selalu benar mengenai JI. Oleh karenanya, polisi ada baiknya mem”bina” (baca: interogasi) yang bersangkutan, apakah yang bersangkutan terlibat dengan JI atau tidak.

Demikian dulu analisa sederhananya.

Wassalamu`alaykum ww

Agung

Read Full Post »

Video ini menunjukkan bahwa Al-Qaeda adalah organisasi bentukan AS

Read Full Post »

Video berikut mengenai interview Prof. Harrit dengan Russia Today sekitar penggunaan peledak, yang digunakan di keruntuhan WTC di 9 11 2001.

Read Full Post »

Kejahatan Rothschilds

Uang dan kekuasaan adalah sumber bagi kejahatan.

Itulah yang menggambarkan bagaimana motif dari keluarga Rothschild yang tega membunuh beberapa Presiden AS demi impian mereka menguasai Bank Sentral AS.

Silahkan simak video berikut:

Read Full Post »

Rekan2x yth.,

Berikut wawancara dengan Prof. Niels H. Harrit dari Universitas Copenhagen (http://cmm.nbi.ku.dk/people/):

Dibawah ini adalah abstrak papernya.

Ditunggu kontribusi kawan2x se Tanah Air dalam membantu mengungkap kasus 9 11 ini.

Salam,

Agung

Active Thermitic Material Discovered in Dust from the 9/11 World Trade Center Catastrophe
pp.7-31 (25) Authors: Niels H. Harrit, Jeffrey Farrer, Steven E. Jones, Kevin R. Ryan, Frank M. Legge, Daniel Farnsworth, Gregg Roberts, James R. Gourley, Bradley R. Larsen
doi: 10.2174/1874412500902010007

Abstract

We have discovered distinctive red/gray chips in all the samples we have studied of the dust produced by the destruction of the World Trade Center. Examination of four of these samples, collected from separate sites, is reported in this paper. These red/gray chips show marked similarities in all four samples. One sample was collected by a Manhattan resident about ten minutes after the collapse of the second WTC Tower, two the next day, and a fourth about a week later. The properties of these chips were analyzed using optical microscopy, scanning electron microscopy (SEM), X-ray energy dispersive spectroscopy (XEDS), and differential scanning calorimetry (DSC). The red material contains grains approximately 100 nm across which are largely iron oxide, while aluminum is contained in tiny plate-like structures. Separation of components using methyl ethyl ketone demonstrated that elemental aluminum is present. The iron oxide and aluminum are intimately mixed in the red material. When ignited in a DSC device the chips exhibit large but narrow exotherms occurring at approximately 430 °C, far below the normal ignition temperature for conventional thermite. Numerous iron-rich spheres are clearly observed in the residue following the ignition of these peculiar red/gray chips. The red portion of these chips is found to be an unreacted thermitic material and highly energetic.

Keywords: JScanning electron microscopy, X-ray energy dispersive spectroscopy, Differential scanning calorimetry, DSC analysis, World Trade Center, WTC dust, 9/11, Iron-rich microspheres, Thermite, Super-thermite, Energetic nanocomposites, Nano-thermite
Affiliation: Department of Chemistry, University of Copenhagen, Copenhagen, DK-2100, Denmark.

Read Full Post »