Feeds:
Pos
Komentar

Archive for November, 2007

Bagi Bush dan Hitler apapun HALAL demi superioritas mereka …

Read Full Post »

http://orf.sfc.keio.ac.jp/program/exhibition/e052.html

Terkait:

https://trisetyarso.wordpress.com/2007/11/07/teknologi-kuantum-milik-asia/

https://trisetyarso.wordpress.com/2007/11/27/alexei-kitaev/

https://trisetyarso.wordpress.com/2007/11/23/oleh-oleh-dari-sfc-toward-extreme-roppongi/ 

Read Full Post »

Rekan-Rekan yth.,

Hari ini alhamdulillah saya memiliki buku “Classical and Quantum Computation” karya Alexei Kitaev.

Sehingga lengkaplah koleksi buku QC saya; setelah sebelumnya dibelikan buku karya Nielsen dan Chuang oleh Prof. Itoh.

Setahu saya, kemunculan Kitaev sangat fenomenal; sekitar tahun 1997, kalo gak salah, beberapa suhu fisika seperti Preskill dan Freedman tiba-tiba menyebut-nyebut nama Kitaev.

Ide Kitaev telah dikutip oleh mereka berdua, sekalipun masih dalam status “unpublished”.

Idenya memang dahsyat sekali; dan memang, untuk orang awam seperti kita, agak berat untuk dicerna.

Kemarin ketika ada Quantum Information Symposium di Keio, saya ngobrol dengan orang Cambridge mengenai idenya Kitaev.

Beliau sendiri, mengaku agak menjaga jarak dengan idenya Kitaev, karena agak takut … katanya beliau menghindari matematikawan Rusia … karena kerjanya gila-gila 😀

Kalo saya, dengan bekal iman di dada, rencananya ingin tancap terus 😀

Kita lihat, apakah dalam setahun ke depan saya bisa publish paper bersama Prof. Rod mengenai idenya Kitaev atau tidak. 🙂

Read Full Post »

Assalamu`alaykum wr. wb.,

Curhat … sebelum balik ke apato …

Ketika saya udah jenuh dengan debat diberbagai milis mengenai kekisruhan Indonesia-Malaysia, ada sesuatu yang terlintas di benak saya … ADAKAH PIHAK KETIGA DIBALIK INI SEMUA?

Saya kira, hubungan Indonesia-Malaysia itu sangat harmonis; yang terjadi sekarang ibarat hubungan Amerika Serikat-Eropa. Kalau ada makanan, nama tempat dsb yang dibawa dari Indonesia ke Malaysia, itu terjadi secara alami; banyak warga kita yang migrasi ke Malaysia kemudian karena masih cinta kampung halaman, dibawalah budaya kampungnya ke Malaysia. Maka dari itu ada nama Bukittinggi, ada masakan rendang dsb di Malaysia!

Setahu saya, itu juga yang terjadi dengan beberapa budaya (makanan, tempat, lagu dsb) di Amerika Serikat yang berasal dari Eropa.(CMIIW)

Seharusnya kita bangga, bahwa itu semua menunjukkan, sebagai bangsa kita tidak pernah lupa akan kampung halaman.

Selain itu, kita juga harus berterimakasih kepada Malaysia, karena kita telah banyak dibantu oleh mereka.

Malaysia itu membantu program Pemerintah dalam mengurangi pengangguran; lantas, kenapa kita perlu marah kepada mereka?

Saya sangat curiga, ada pihak ketiga yang tengah bertepuk tangan dibalik semua kekisruhan ini …

Pihak ketiga yang tidak senang jika Indonesia-Malaysia memiliki hubungan harmonis … bisa dibayangkan, jika profesionalisme Malaysia bertemu dengan kekayaan (budaya, tenaga kerja, sumber daya alam dsb) Indonesia … maka yang terjadi adalah kekuatan kaum muslimin yang luar biasa.

Maka dari itu; saudara-saudaraku di Indonesia dan Malaysia … bersatulah! Musuh tengah mengadu domba kalian!

terkait:

http://papabonbon.wordpress.com/2007/11/26/sharing-pandangan-pertama-di-kuala-lumpur/ 

Read Full Post »

Rekanz,

Video yang sangat menarik ini, barangkali merupakan cuplikan bagaimana berfikirnya orang Jepun.

Sederhana, menarik, sarat akan makna dan penuh inovasi !

Kayaknya kudu ditiru banget sama orang Indonesia.

http://www.youtube.com/watch?v=Kxs6qGVVyng

(Makasih sepenuhnya untuk Roby Muhammad … )

Read Full Post »

Barangkali pendapat saya ini benar …

Jazz adalah musik untuk menikmati hidup

Rock dan Heavy Metal adalah musik untuk lari dari hidup

Dangdut adalah musik untuk mabuk dalam hidup

Lagu klasik adalah musik untuk merenungi hidup

Terkait:

http://roniyuzirman.wordpress.com/2007/11/26/apa-yang-saya-pelajari-dari-musik-jazz/

Read Full Post »

Rekan-Rekan yth.,

Seperti kita tahu, sains masa lalu di peradaban umat Islam sangat dahsyat.

Al-Khawarizmi, Ibnu Sina, Ibnu Haytsam dst … adalah segelintir nama yang memberikan kontribusi besar bagi peradaban umat manusia.

Namun, untuk memajukan kembali sains dan teknologi di umat ini, para pakar berbeda pendapat.

Secara garis besar, menurut saya, terdapat dua aliran besar dalam memahami sains dan keterkaitannya dengan agama.

Pertama, aliran Prof. Pevrez Hoodbhoy, yang memahami bahwa sains itu neutral dan usaha-usaha menspiritualkan sains adalah pseudo-science.

http://en.wikipedia.org/wiki/Pervez_Hoodbhoy

Kedua, aliran Seyyed Hossein Nasr, yang memahami bahwa sains dan spiritualitas itu adalah satu.

http://en.wikipedia.org/wiki/Hossein_Nasr

Wassww.,

Agung

Read Full Post »

Older Posts »