Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Pendidikan’ Category

Rekan-Rekan yth.,

Youtube kembali menelan korban.

Kali ini adalah seorang kakek (http://www.youtube.com/cpotato2004) yang kerjaannya mengkritisi AIPAC (lembaga kerjasama Israel-Amerika) dsb. Terus terang, saya yang doyan banget dengan segala yang berbau teori konspirasi, adalah penggemar kakek yang satu itu.

Sebetulnya, beliau ini tak layak dibredel oleh youtube, mengingat kumpulan video dari user tersebut hanya berisi curhat-curhat si kakek; beliau hanya membaca koran kemudian mengulasnya. Dan memang biasanya yang dijadikan sasaran tembak adalah Zionis.

Sebetulnya, yang dibunuh oleh youtube tidak hanya cpotato , tapi juga video-video dari beberapa user yang menyerang pemerintah Amerika Serikat dan Israel; misalnya nuffrespect.

Video yang dibredel oleh youtube contohnya adalah zeitgeist.

Kelihatannya youtube memang sudah tidak netral lagi …

Read Full Post »

Rekanz,

Dulu kita kenal ada bermacam-macam buku yang berjudul “… for Dummies”.

Sekarang kita tak perlu lagi beli-beli buku seperti itu; kita cukup cari di wikipedia.

Misal, kita harus belajar “dual code”, tinggal TSMG (Tanya Sama Mbah Google) “dual code wikipedia”, maka akan keluarlah pengantar belajar dual code.

Begitu juga untuk bidang-bidang lain.

Read Full Post »

Rekan-Rekan yth.,

Hari ini alhamdulillah saya memiliki buku “Classical and Quantum Computation” karya Alexei Kitaev.

Sehingga lengkaplah koleksi buku QC saya; setelah sebelumnya dibelikan buku karya Nielsen dan Chuang oleh Prof. Itoh.

Setahu saya, kemunculan Kitaev sangat fenomenal; sekitar tahun 1997, kalo gak salah, beberapa suhu fisika seperti Preskill dan Freedman tiba-tiba menyebut-nyebut nama Kitaev.

Ide Kitaev telah dikutip oleh mereka berdua, sekalipun masih dalam status “unpublished”.

Idenya memang dahsyat sekali; dan memang, untuk orang awam seperti kita, agak berat untuk dicerna.

Kemarin ketika ada Quantum Information Symposium di Keio, saya ngobrol dengan orang Cambridge mengenai idenya Kitaev.

Beliau sendiri, mengaku agak menjaga jarak dengan idenya Kitaev, karena agak takut … katanya beliau menghindari matematikawan Rusia … karena kerjanya gila-gila 😀

Kalo saya, dengan bekal iman di dada, rencananya ingin tancap terus 😀

Kita lihat, apakah dalam setahun ke depan saya bisa publish paper bersama Prof. Rod mengenai idenya Kitaev atau tidak. 🙂

Read Full Post »

Rekanz,

Video yang sangat menarik ini, barangkali merupakan cuplikan bagaimana berfikirnya orang Jepun.

Sederhana, menarik, sarat akan makna dan penuh inovasi !

Kayaknya kudu ditiru banget sama orang Indonesia.

http://www.youtube.com/watch?v=Kxs6qGVVyng

(Makasih sepenuhnya untuk Roby Muhammad … )

Read Full Post »

Rekan-Rekan yth.,

Seperti kita tahu, sains masa lalu di peradaban umat Islam sangat dahsyat.

Al-Khawarizmi, Ibnu Sina, Ibnu Haytsam dst … adalah segelintir nama yang memberikan kontribusi besar bagi peradaban umat manusia.

Namun, untuk memajukan kembali sains dan teknologi di umat ini, para pakar berbeda pendapat.

Secara garis besar, menurut saya, terdapat dua aliran besar dalam memahami sains dan keterkaitannya dengan agama.

Pertama, aliran Prof. Pevrez Hoodbhoy, yang memahami bahwa sains itu neutral dan usaha-usaha menspiritualkan sains adalah pseudo-science.

http://en.wikipedia.org/wiki/Pervez_Hoodbhoy

Kedua, aliran Seyyed Hossein Nasr, yang memahami bahwa sains dan spiritualitas itu adalah satu.

http://en.wikipedia.org/wiki/Hossein_Nasr

Wassww.,

Agung

Read Full Post »

Assalamu`alaykum wr.wb.

(Mode on: Surprised)

Gile Bener! Buju Buneng!

Itulah barangkali ekspresi yang tepat untuk menggambarkan kagum saya terhadap inovasi yang dibuat kawan-kawan di SFC. Klik : http://orf.sfc.keio.ac.jp/

Hari ini, saya ngikut SFC Gank (Mas Husni and the gank (Dikshie dan Oom Abbas)) untuk menghadiri acara di Roppongi, yaitu SFC Toward Extreme.

Acara tersebut menampilkan hasil-hasil riset yang dibuat oleh anak-anak SFC.

Produknya macam-macam; ada mobil kebanggaan orang Keio, yaitu Eliica, ada payung yang berfungsi sebagai speaker (sehingga mendengarkan musik Ipod atau HP tidak perlu pakai headphone), ada Kamus Arab (yang berfungsi menerjemahkan setiap kata bahasa Arab) dsb.

Yang menarik, Prof. Rod Van Meter menampilkan mesin Babbage reversible dengan menggunakan lego. Babbage mesin ini nantinya akan dijadikan simulasi dalam arsitektur komputer kuantum.

Silakan lihat-lihat di:

http://picasaweb.google.co.jp/trisetyarso/SFCTowardExtreme

Orang Indonesia kudu bikin acara-acara serupa …

Salam,

Agung

http://www.agungtrisetyarso.com

http://www.appi.keio.ac.jp/Itoh_group/members/memberse.html

http://www.sfc.wide.ad.jp/aqua/Members.html

Read Full Post »