Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Maret, 2010

Saya termasuk yang tidak mengatakan seluruh orang AS itu buruk. Masih banyak orang2x AS yang jujur, berjiwa patriot, yang berani mengatakan kebenaran. Salah satunya adalah Paul Craig Roberts, mantan pejabat di AS jaman Reagen, yang mengungkapkan kemunafikkan media dan pejabat AS sebagaimana terdapat di video berikut:

Shortlink: http://wp.me/p5jQa-pq

Read Full Post »

Membaca berita berikut, benar2x membuat kita semua kaget, bertanya2x, dan sekaligus prihatin:


http://www.arrahmah.com/index.php/english/read/7264/british-islamist-backs-al-qaida-on-indonesia-visit

Kita semua layak bertanya2x dan kaget, siapakah yang mendanai kunjungan Anjem Choudary ke Indonesia? Tiket pesawat Indonesia-Inggris tentulah bukan sesuatu yang murah; siapakah dia pemodal dibalik ini semua, yang menginginkan Indonesia menjadi pusat kerusakan dan kehancuran, sementara kaum muslimin tengah dihadapkan kepada permasalahan penghancuran Al-Aqsha oleh Israel? Siapakah yang berminat mengalihkan perhatian kita semua?

Tentu saja kita prihatin karena beliau menyerukan propaganda agar meyakini bahwa peristiwa 11 September 2001 adalah dilakukan oleh Osama bin Ladin dan para pejuang Afghan dari gua2x Afghanistan. Selain itu, Anjem Choudary juga menuduh SBY yang tidak2x: musuh Islam. Ini jelas fitnah besar, menuduh seorang muslim yang taat sebagai seorang musuh yang harus diperangi adalah gegabah dan dosa besar.

Untuk menangkal Anjem Choudary dan propagandanya, janganlah ditempuh dengan kekerasan. Ketika kekerasan dibalas dengan kekerasan, maka permasalahan tidak akan selesai, tapi bertambah parah. Menangkal beliau adalah dengan ilmu pengetahuan. Dijamin, yang bersangkutan tidak mengerti fisika dasar dan matematika, sehingga menyimpulkan bahwa 9/11 2001 dilakukan oleh Osama bin Ladin.

Menangkalnya adalah dengan banyak-banyak menyebarkan pengetahuan fisika dasar dan matematika; dalam konteks 9/11 2001, buku berikut dapat dijadikan acuan:

http://digest.eramuslim.com/ads-emd2/

Petugas hukum, seperti polisi, pesantren, Ustadz, para sarjana yang mengerti Hukum Newton, selayaknyalah sesegera mungkin menyebarkan fakta yang benar mengenai 9/11 2001; karena kalau tidak Amrozi2x baru, yaitu mereka yang melakukan bom bunuh diri di atas kebodohan, akan kembali lagi meramaikan Bumi Pertiwi tercinta.

Read Full Post »

Sekarang ini ada dua pihak yang tengah bertempur secara membabi buta: yaitu teroris-khawarij dan tentara Amerika Serikat dan sekutunya.

Keduanya saling membunuh, menyebar kebencian … tidak sedikit manusia tidak berdosa yang menjadi korban. Teroris-khawarij membabi buta menebar bom bunuh diri di segenap penjuru bumi; contohnya, kaum muslimin di Indonesia banyak yang menjadi korban dari teror2x yang mereka lakukan. Cita-cita kaum teroris-khawarij adalah menginginkan kehancuran kaum kuffar sebagaimana “Osama bin Ladin meruntuhkan 2 gedung WTC”.

Disisi lain, tentara AS dan sekutunya juga membabi buta, membantai rakyat Irak dan Afghanistan. Motivasi utama dari kegiatan mereka adalah mencari “Osama bin Ladin yang meruntuhkan 2 gedung WTC”. Mereka adalah tentara2x tanpa pengetahuan yang cukup yang dihela oleh para pemimpinnya, terlepas apakah tentara tersebut akan pulang dengan selamat atau tidak.

Dua pihak tersebut, terlihat berbeda; tapi, kalau diperhatikan dengan seksama, keduanya memiliki kesamaan. Berikut diantaranya:

1. Keduanya sama2x memahami “Osama bin Ladin meruntuhkan 2 gedung WTC” pada 11 September 2001.

Pertanyaannya, apakah benar “Osama bin Ladin yang meruntuhkan 2 gedung WTC”? Kalimat “Osama bin Ladin yang meruntuhkan 2 gedung WTC” pada 11 September 2001 sendiri banyak kesalahan.

Pertama, pada 11 September 2001, bukan 2 gedung yang runtuh tapi 3, yaitu WTC 1, 2, dan 7.

Kedua, benarkah Osama yang meruntuhkan kedua, eh, ketiga gedung tersebut? Kalau iya, bagaimana caranya?

Perlu dicatat, kedua, eh, ketiga gedung tersebut diruntuhkan oleh begitu banyak bom, berton2x yang ditanam di dalam ketiga gedung tersebut. Lantas, kalau benar Osama yang menanam bom tersebut, kapan? Dengan siapa?

Seharusnya kedua kelompok tersebut mendiskusikan terlebih dahulu dengan teliti, apa jawaban dari permasalahan di atas, sebelum bersama2x memutuskan saling bunuh.

2. Kesamaan keduanya adalah mereka semua menggunakan cara kekerasan demi tujuan2x mereka.

Dua kesamaan inilah yang ada pada kedua kelompok tersebut. Karena banyak persamaan, hendaklah kedua kelompok tersebut seharusnya kompak.

Read Full Post »

Seorang Da`i “sejuta umat” dari India, yaitu Dr. Zakir Naik (http://en.wikipedia.org/wiki/Zakir_Naik), memberikan ceramah khusus mengenai peristiwa 11 September 2001. Sebagaimana yang dapat disimak di video berikut, beliau menjelaskan bukti2x bagaimana peristiwa 9/11 2001 diselenggarakan oleh pemerintah Amerika Serikat sendiri, dengan mencatut-catut nama Osama bin Ladin.

Read Full Post »

Membaca berita ini:

http://www.muslimdaily.net/berita/internasional/5213/anjem-choudryislam-bukan-agama-damai

Saya cuma gheleng2x kepala …

Banyak yang bisa dikritisi dari pendapat2x beliau. Tapi saya tertarik dengan satu sikap beliau:

“Dia telah memuji operasi pembajakan 9/11 dan menyerukan eksekusi Paus Benediktus. Beliau juga memunculkan kontroversi pada baru-baru ini setelah terlihat muncul dalam video dirinya sedang “memandu” seorang bocah 10 tahun Inggris ke dalam agama Islam (menjadi Mualaf).

“Choudary menolak untuk mengutuk aksi teror termasuk 9/11 dan 7 Juli 2005 atau pemboman London yang menewaskan 52 orang.”

Saran saya, sebelum koar2x membawa-bawa nama Islam, diamlah sejenak, belajar fisika dasar yang benar, pelajarilah kasus 9/11 secara mendalam. Pelajari hukum2x fisika yang berkenaan dengan 9/11, baca paper2x ilmiahnya, dengarkan para saksinya, dan gunakan akal sehatnya … baru kemudian bicara.

Jangan lupa juga untuk banyak2x istighfar, agar ucapan2x-nya tidak mencerminkan hawa nafsu.

Short link: http://wp.me/p5jQa-pg

Read Full Post »

Konspirasi Dulmatin (?)

Kalau dulu Gorbachev vs. Reagen; sekarang Dulmatin vs. Obama. Partai puncaknya adalah Osama vs. Obama. Dunia emang makin aneh dan makin culun ….

Video Reagen yang sangat dekat dengan para mujahidin Afghanistan (a.k.a Al-Qaeda)

reagen

Rekan2x yth.,

Adalah takdir bagi kita semua, kini nama Dulmatin, Joko Pitono, menjadi populer. Kalau dulu, ketika saya masih SD, nama “Joko Pitono” jarang masuk media Internasional. Paling tinggi, nama “Joko Pitono” adalah atlit Olimpiade atau atlit Bulutangkis, yang ditulis di koran bersama nama2x lain.

Sementara prestasi orang Indonesia semakin meredup di kancah internasional, kini nama “Joko Pitono” menggantikan posisi “Lenin, Stalin, Gorbachev dkk” dalam berhadapan dengan pemimpin2x Amerika Serikat: “Clinton, Bush, Obama dkk”.

(Apesnya, di pihak Amerika Serikat sendiri, nama2x Presiden mereka juga kunjung memburuk; mungkin cuma “Clinton” yang masih lumayan.)

Sebagaimana diajarkan dalam film2x Hollywood, seorang penjahat dalam sisi lain bisa jadi adalah seorang pahlawan dalam perspektif tertentu. Contohnya adalah Robin Hood, yang menjadi maling para raja2x zhalim, tapi bagi masyarakat miskin adalah pahlawan, karena membagi-bagi makanan. Begitu juga dalam kasus Dulmatin: mainstream media memandang yang bersangkutan adalah teroris, tapi ada juga pembenarannya bahwa yang bersangkutan adalah pahlawan. Oleh karenanya ada juga yang menyambut penguburan jenazahnya.

Posting saya ini sama sekali tidak bermaksud membenarkan apa yang diperbuat oleh Dulmatin dkk. untuk melakukan bom bunuh diri di bumi Indonesia; bahkan Ustadz Abu Bakar Baasyir saja menolak pembenaran atas perbuatan seperti itu. Tapi, kini berkembang sebuah teori, bahwa Dulmatin dibunuh tidak seperti yang diberitakan di media, sebagaimana diungkapkan disini:

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3574960

Kalau benar ada konspirasi terhadap pembunuhan Dulmatin, maka seperti konspirasi 9/11 yang menunjukkan bahwa peristiwa 11 September 2001 diselenggarakan oleh sebuah elit di kalangan masyarakat Amerika Serikat sendiri alias inside jobs, kelak cepat atau lambat kebenaran akan terkuak. Jika Pemerintah tidak waspada, masyarakat justru akan jatuh hati ke Dulmatin.

Short link: http://wp.me/p5jQa-p9

Read Full Post »

Di RT Iwan Fals

rt

Read Full Post »