Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Agustus 12th, 2007

Kesederhanaan Ahmadinejad

 

[Ini bukan orisinal tulisan saya; ini merupakan forward dari email]

 

PRESIDEN IRAN

Yang Kesederhanaannya pun disegani dan menolak segala bentuk sanjungan.

Tulisan ini samasekali bukan untuk meng-kultus-kan seorang Ahmadinejad, hanya sekedar ‘cermin’ bagi kita-kita

 ”Allah meninggikan siapa yang dikehendaki, dan merendahkan siapa yang dikehendaki”

Dan seorang dosen dengan mudah dijadikan Presiden oleh Allah SWT.

Ternyata ada Presiden dari negara makmur dan maju di zaman moderen yang secara sadar dan tepat menempatkan dirinya, bukan di mata manusia lainnya, tetapi di mata KHALIQ-nya. Justru hal itulah, yang menyebabkan ia berani berkata apa adanya dan Amerika dengan segala kekuatannya (ekonomi, tentara, dan lain-lain) di tambah dengan konco-konconya pun, sadar dengan siapa mereka berhadapan.

Ruang Tidur Presiden IRAN di rumah pribadi (bukan istana kepresidenan).

ad1.jpg

Ketika Shalat berjamaahpun, sebagai Presiden, tidak serta-merta diberi tempat di shaf terdepan, kalau terlambat, ya dapat shaf yang di belakang (kedua, ketiga, dst).

ad2.jpg

Berbicara tegas namun apa adanya, membuat lawan-lawan politiknya kesulitan mencari titik lemahnya.

 ad3.jpg

Wawancara seorang Presiden bukan di tempat yang ‘agung’ namun di tempat yang agung dalam arti sederhana tempatnya, namun tinggi nilainya.  

ad4.jpg

Ketika waktu shalat tiba, di trotoir pun jadi. Presiden hanya jabatan sementara duniawi, sedangkan shalat adalah kewajiban terhadap SANG MAHA SEGALA MAHA, Allah SWT.

ad5.jpg

Prinsip harus menghormati prinsip lainnya, salaman dengan bukan muhrim akan di tanggapi dengan ’salaman’ bentuk lain yaitu anggukan.

Sama-sama dengan maksud saling menghargai, bukan?

Please, no hard feeling, my brothers and sisters.

ad6.jpg

Ruang makan kepresidenan, bukan harga ‘mewah’ tetapi ketinggian ‘nilai’ yang dimiliki.


ad7.jpg

 

 

Catatan:

Komentar merupakan tambahan dan olahan oleh redaksi.

Read Full Post »