Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Agustus 28th, 2007

Siapa yang memukul ‘gong’nya?

 

Sampai sekarang Quantum Computer belum ada, namun diyakini tinggal menunggu waktu, sebelum akhirnya akan ada yang memukul gong peresmian kapan teknologinya benar-benar teraplikasi.

Siapa kiranya yang akan meresmikan masuknya QC ke ranah teknologi dan juga menguasai pasarnya?

Raksasa di Amerika Serikat tentu sudah mengambil ancang-ancang dari dulu; cobalah lihat IBM, Microsoft, AT&T, dsb.

Tapi, kini, yang perlu ‘diwaspadai’ adalah mulai sangat seriusnya raksasa-raksasa Jepang untuk ikut bertarung di QC. Seperti kita tahu, Jepang tentu tidak pernah main-main dalam riset; resikonya tentu sudah diukur, sehingga riset yang dilakukan tidak akan useless.

Berkumpulnya para pendekar-pendekar nanoteknologi di Institut yang berada di bawah naungan Universitas Tokyo (http://www.nanoquine.iis.u-tokyo.ac.jp/main-member-e.html) tentu perlu dicermati dengan seksama.

Disitu ada Prof. Yamamoto (http://www.stanford.edu/group/yamamotogroup/YY-HP/), yang merupakan gurunya Isaac Chuang (Professor di MIT); atau ada Prof. Arakawa (http://www.qdot.iis.u-tokyo.ac.jp/index_e.html) , yang merupakan salah satu ‘suhu’ -nya nanoteknologi Jepang (Thaddeus Ladd bekerja di grup riset ini); atau Prof. Kohei M. Itoh (http://www.appi.keio.ac.jp/Itoh_group/), yang membimbing Prof. Rodney Van Meter, sarjana dari Caltech (murid Ron Ayres atau cucunya Richard Feynman), penggagas aristektur QC . [Beruntungnya, saya sekarang bergabung di grup Itoh dan Van Meter]

Keseriusan lembaga ini tentu tidak perlu dipertanyakan lagi, jika kita meninjau dukungan industri seperti Fujitsu, Sharp, NEC, dan Hitachi (http://www.nanoquine.iis.u-tokyo.ac.jp/comp-e.html)

Akankah Jepang yang memukul “gong”nya, yaitu menjadi leader kembali, sebagaimana Jepang telah menguasai dunia otomotif, elektronik dsb?

Pertanyaan yang penting juga bagi bangsa ini: Bagaimana pula dengan Indonesia ?!

Read Full Post »