Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Oktober, 2007

Professor Eugene Haller dari UC Berkeley (http://www.mse.berkeley.edu/faculty/Haller/Haller.html) berada di Keio untuk beberapa bulan (kalo gak salah 6 bulan). Kami akan banyak bekerja bareng dengan Prof yang beken ini.

Tentang Prof. Rodney Van Meter; kemarin ketika saya ketemu, beliau sedang mempersiapkan proyek riset dengan menggunakan Lego Robot.

Saya akan menulis banyak mengenai hal ini dalam beberapa hari kedepan.

(Bersambung)

Read Full Post »

Kesaksian

Lagu ini diperuntukkan bagi …

Para TKI yang telah meninggalkan keluarga demi sesuap nasi, namun hak-haknya dirampas …

Para korban kedzhaliman mereka yang kuat, dinegeri yang katanya bermoral …

Kami tidak dapat membantu mereka karena keterbatasan;

Mungkin pertolongan kami kepada mereka hanyalah dengan bersaksi …

 

 

 

 

Lirik Lagu Kesaksian | Iwan Fals | Indonesian Lyrics
Artist : Iwan Fals

aku mendengar suara
jerit makhluk terluka
luka, luka
hidupnya
luka

orang memanah rembulan
burung sirna sarangnya
sirna, sirna
hidup redup
alam semesta
luka

banyak orang
hilang nafkahnya
aku bernyanyi
menjadi saksi

banyak orang
dirampas haknya
aku bernyanyi
menjadi saksi

mereka
dihinakan
tanpa daya
ya, tanpa daya
terbiasa hidup
sangsi

orang-orang
harus dibangunkan
aku bernyanyi
menjadi saksi

kenyataan
harus dikabarkan
aku bernyanyi
menjadi saksi

lagu ini
jeritan jiwa
hidup bersama
harus dijaga
lagu ini
harapan sukma
hidup yang layak
harus dibela

Read Full Post »

Assww.,

Rekan2x yth., saya upload ceramah Pak Athian Ali di Tokyo:

http://files-upload.com/files/545920/Pak_Athian_di_Tokyo.rar

(Karena gratisan, maka cuma dikasih waktu 14 hari terhitung dari hari
ini.)

Saya announce di blog ini, karena Pak Athian juga menjawab pertanyaan
saya, yaitu “Dimana Allah?”

Silakan simak jawaban beliau pada bagian “Ceramah_2”

Silakan menyimak.

Wassww.,

Agung

NB: Silahkan ditinjau link berikut:

https://trisetyarso.wordpress.com/2008/06/14/ceramah-pak-athian/

Read Full Post »

Rekan2x yth.,

Rasanya saya perlu menulis lagi mengenai etika dalam aktifitas blog.

Saya menulis ini dalam rangka menanggapi kecurangan yang dilalukan pemilik blog berikut:

http://ratuadilsatriapinandhita.wordpress.com/2007/10/04/islam-violence/

Dia dengan licik dan picik, mengedit tanggapan saya demi membenarkan sendiri  pendapat rasisnya mengenai agama Islam. Sungguh disayangkan memang, masih ada orang yang berpikiran yang sedemikian tidak warasnya.

Bagi saya, moderasi dalam blog atau milis, dilakukan untuk menyehatkan milis atau blog yang bersangkutan; bukannya untuk menyebarkan fitnah terhadap orang tertentu.

Sehingga jelas bagi kita, mengapa masyarakat kita terpuruk seperti sekarang; bahkan dalam berinternet pun, yang notabene dilakukan oleh segelintir masyarakat Indonesia, masih tidak beretika.

Sebagaimana yang dilakukan oleh sdr “ratuadilsatriapinandhita”.

Salam,

Agung

Read Full Post »

Alhamdulillah, hari ini saya resmi bergabung dengan komunitas “Qulink”( www.qis.ex.nii.ac.jp/qulink )

Read Full Post »

Curhat 6 Oktober

http://www.agungtrisetyarso.com/blog/wp-content/uploads/2007/10/curhat_6_okt.MP3

http://www.agungtrisetyarso.com/blog/?p=8

Rekan-Rekan yang semoga dirahmati Allah SWT.,

Curhat saya hari ini mengenai “pemandangan pulang dari TK di Jepang”.

Pemandangan yang menurut saya dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat kita.

Terimakasih atas waktunya.

Read Full Post »

Unlimited Access

Rekan2x yth.,

Salah satu kenikmatan fasilitas di Keio adalah fasilitas teknologi informasi yang menurut saya sangat luar biasa. Koneksi internet disini sangat cepat, baik wireless maupun yang bukan.

Dan satu lagi, setiap kita ingin mengakses ke jurnal-jurnal internasional, kita mendapatkan unlimited access, selama kita memiliki account keio.

Di setiap kita mendowload Physical Review Letter, misalnya terdapat tulisan “Your access to PROLA is provided through the subscription of Keio Univ”

Bgmana dengan di ITB? Bgmana dengan Universitas2x lain?

Read Full Post »

Revolusi Para Marbot

Hadirin yang semoga dirahmati Allah SWT.,

Jika kita search di google kata berikut “Revolusi Marbot”, maka akan munculah blog ini pada ranking pertama.

Mimpi orang model seperti saya memang revolusi yang dibuat oleh para marbot. Agaknya di zaman seperti sekarang ini, hanya para marbotlah yang masih dapat didengarkan hati nuraninya. Para Kiai seringkali telah terjatuh kedalam jurang dunia, meskipun dengan ilmu yang setinggi langit.

Jika masih mendengar kejujuran, maka dengarkanlah para marbot. Marbot terbiasa bekerja dalam keadaan gelap dan sunyi, sehingga para marbot dekat dengan Allah SWT. Ini kontras dengan para kiai selebriti, yang terbiasa bekerja dalam terangnya media massa dan gegap gempitanya dunia.

Allah SWT telah menetapkan, para marbotlah penjaga alam semesta ini hingga hari akhir; alam semesta akan berakhir ketika tiada lagi marbot di muka bumi ini. Alam semesta tidak akan hancur sekalipun para kiai absen dari panggung media massa maupun panggung politik.

Akhirul kalam, semoga para marbot di Indonesia dapat menggebrak dunia, sebagaimana para biksu di Myanmar yang mulai bersuara melawan kedzhaliman.

Amiin.

Read Full Post »

(Ditulis sebagai tanggapan http://kramput.blogspot.com/2007/08/kepada-ibu-ivonne.html . )

Rekan-Rekan yth.,

Kalimat di atas bukanlah kalimat bersayap atau mengada-ada; tapi itu adalah kalimat yang menunjukkan perasaan saya sesungguhnya hari ini. Rasanya jarang kita dapat merasakan hal serupa di negeri sendiri.

Hari ini saya dihukum oleh Ibu Misaki-Sensei, karena mendapatkan Quiz I pada kelas bahasa Jepang dengan angka dibawah 10 pada skala 100. Yang bernasib serupa dengan saya adalah Rahman, teman seangkatan saya yang berasal dari India. Maklum, kami masuk ke Universitas Keio melalui program IGP (International Graduate Program), yang tidak terlalu mensyaratkan bahasa Jepang. Selain itu, ada beberapa hal yang harus kami urus di beberapa hari ini.

Kembali ke topik: hari ini saya bahagia banget dihukum Misaki-Sensei.

Misaki-Sensei mengatakan bahwa setelah kelas selesai, dua anak yang mendapatkan nilai terendah harus tetap di kelas. Karena beliau guru yang kawakan, yaitu sangat berpengalaman mendidik dalam arti sesungguhnya, maka hukuman tersebut dapat kami terima dengan senang hati. Tidak ada suasana stres dan menegangkan di dalam kelas; semuanya berlangsung relax. Banyak ketawanya.

Hukuman pun dibuat dengan sangat cerdas oleh Misaki-Sensei; tujuan dari hukuman perlu disadari adalah hanyalah salah satu bagian kecil dari tujuan global pendidikan itu sendiri, yaitu agar murid mengerti dengan baik mata pelajaran yang diajarkan. Sehingga hukuman dibuat tidak untuk melampiaskan nafsu guru yang membuat murid menjadi frustasi; sebagaimana sering kita temui di dalam negeri.

Hukuman yang kami terima adalah kami mengerjakan Quiz yang serupa, dengan melihat buku (Opened Book); dari 12 soal, kami diminta mengerjakan 5 soal secara opened book. Kemudian buku ditutup, dan kami diminta mengerjakan soal secara closed book. Begitu seterusnya, hingga kami mengerti sehingga kami dapat mengerti dengan baik setiap jawaban pada Quiz tersebut.

Kelas pun juga berakhir dengan berbahagia.

Kemarin pun saya melihat pemandangan yang juga menakjubkan.

Grup Prof. Kohei M. Itoh kemarin berkumpul dan mencoba mempresentasikan riset-riset apa saja yang telah dilakukan selama ini didepan salah seorang Professor dari Prancis (Professor J.M.Gillet dari Ecole Centrale, Paris).

Yang presentasi di depan Prof. Gillet bukanlah Professor peraih hadiah Nobel atau Prof sekaliber Prof. Itoh, melainkan mahasiswa-mahasiswa S1-nya.

Jangan pula dibayangkan bahwa bahasa inggris mereka luar biasa; bahasa inggrisnya sangat acak-acakan daripada bahasa inggrisnya mahasiswa kita.

Tapi, hebatnya grup ini adalah pada *bimbingan yang luarbiasa* dari Prof. Itoh ke murid-muridnya. Murid2x tersebut dituntun dengan sabar, tanpa ada cacian, sehingga mahasiswa2x mereka tidak menjadi frustasi. Presentasi pun berjalan dengan lancar, banyak ketawanya, tanpa menghilangkan makna presentasi tersebut.

Memang sangat sulit bagi saya menceritakan keindahan seluruhnya proses pendidikan disini; ada baiknya memang dosen-dosen dan guru-guru di Indonesia mengundang langsung mereka ke indonesia, untuk merasakan secara langsung.

Yang saya ingin tunjukkan adalah ternyata belajar dapat tidak identik dengan frustasi. Belajar di kelas dapat menjadi sangat menyenangkan, asalkan sistem pendidikan di institut tersebut berjalan dengan baik.

Ini yang rasanya perlu diselesaikan di indonesia; lingkaran frustasi di negeri kita agaknya mesti diputus.

Guru frustasi karena sedikitnya penghargaan dan gaji.

Kemudian, hal ini dilampiaskan kepada murid; pelampiasan ini berupa memberi hukuman yang membuat murid frustasi.

Murid yang frustasi melampiaskan hal ini kepada yuniornya atau kepada masyarakat (termasuk kepada guru).

Maka terjadilah lingkaran frustasi yang tiada berujung.

Dapatkah lingkaran frustasi ini dihentikan? Saya yakin dapat. Itoh-Sensei, Misaki-Sensei dkk dapat membuktikan hal tersebut.

Salam dari Hiyoshi,

Agung Trisetyarso

Read Full Post »

Rekan2x,

Hari ini saya agak dikejutkan oleh adanya pembajak nama saya di beberapa blog, contohnya di http://www.merlyna.org/blog/index.php/2007/a-new-course-globalization-and-livable-cities/

Well, seperti kata Aa Gym, mungkin kita perlu berterimakasih kepada yang bersangkutan, karena sudah meluangkan waktu untuk mengetik dan memperhatikan diri kita, padahal yang bersangkutan tidak dibayar.

Jadi ingat kisah masuk islamnya Abu Dzar Al-Ghifari.

Beliau masuk islam, setelah mendengar adanya orang gila bernama Muhammad dari orang-orang Quraisy ketika itu.

Abu Dzar adalah seorang yang skeptis; beliau tidak mau percaya begitu saja isu tersebut. Maka dari itu dikunjungilah `orang gila` tersebut.

Setelah bertemu, nyatalah bagi Abu Dzar bahwa orang yang bernama Muhammad tidak seburuk yang dikatakan orang. Jangankan berucap, melihat wajah Muhammad saja sudah membawa kesejukan tersendiri. Pada saat itulah Abu Dzar menyatakan keislamannya.

Belajar dari kasus Abu Dzar, ternyata kita perlu bersyukur ketika Allah mentakdirkan kita telah dimusuhi orang; bisa jadi musuh kita tersebut adalah agen marketing yang tidak perlu kita bayar.

Jadi, nikmatilah cacian atau ejekan orang.

Nikmatilah hidup.

Read Full Post »

« Newer Posts