Feeds:
Pos
Komentar

Mengapa sulit sekali bagi bangsa Indonesia untuk menarik investasi dari tanah Arab, padahal mereka begitu gampang mengucurkan uang ke Jepang, Amerika dan Inggris?

(Sehingga bangsa ini perlu menjadi pelacur dihadapan Singapura …)

Berikut berita terkait:

http://www.ecommercetimes.com/story/60465.html?welcome=1206224616

http://www.nydailynews.com/money/2007/11/28/2007-11-28_cash_pressures_led_to_citigroup_deal_ara-2.html

Rekan-Rekan yth.,

Ada pertanyaan yang dari dulu mengganjal di benak saya; bgmana opini para ahli nuklir mengenai proyek
PLTN, mengingat yang ramai dibahas oleh media massa (KOMPAS dsb) adalah pendapat Pak L. Wilardjo (yang menolak PLTN):

http://wiryanto.wordpress.com/2008/03/14/pltn-sbg-batu-loncatan-ke-senjata-atom/
http://www.kompas.com/kompascetak/read.php?cnt=.xml.2008.03.14.0036588&channel=2\
&mn=158&idx=158

Saya hanya berpikir, kapan bangsa ini maju, jika justru para
cendikiawannya yang menghalangi kemajuan; apa lagi yang menolak PLTN
adalah fisikawan (!)

Miris memang, sementara bangsa lain seperti Jepang sudah melakukan
riset yang sangat maju mengenai nuklir, bangsa kita mengenai
pentingnya nuklir saja masih berdebat.

(Setahu saya bahkan Toshiba memiliki Departemen sendiri yang mengurusi
mengenai bisnis nuklir ( http://www.toshiba.co.jp/nuclearenergy/english/))

Lantas, bagaimana mungkin kita akan melakukan riset-riset lain yang
lebih advance, seperti nanoteknologi dsb (?)

(Kapankah kita dapat memiliki riset yang dimiliki Toshiba
(http://www.toshiba.co.jp/tech/review/index.htm))


Beberapa waktu lalu, kita pernah dikejutkan oleh kasus bunuh dirinya seorang anak gadis, karena hatinya hancur ketika pacarnya di dunia maya memutuskannya.

Adalagi, jika saya tak salah, kasus yaitu para pedofilia mempermainkan para anak-anak ABG yang baru kenal dunia internet untuk menjerumuskan mereka dalam dunia prostitusi.

Saya menemukan lagi ranjau baru dalam dunia internet: yaitu penderita schizopherenia yang mampu mempermainkan pikiran dan hati orang-orang dewasa. Dan ini terjadi di komunitas blog Indonesia.

Seperti kita tahu, sebagaimana diangkat di film “Beautiful Mind”, penyakit schizopherenia adalah penyakit jiwa dimana penderitanya tak mampu membedakan mana dunia riil dan mana dunia khayal. Tak hanya itu, menurut saya, dunia khayalnya itu bersifat tak pasif, melainkan aktif; dunia khayalnya tak ia ciptakan.

Sehingga, ketika ia tuangkan ke dunia blog, dunia khayalnya itu benar-benar hidup, dan mampu menyihir puluhan bahkan ratusan ribu mata blogger.

Ketika ia menceritakan kisah perjalanannya ke suatu daerah, maka ia mampu menceritakan begitu hidup khayalannya, bahkan ke setiap detail tempat, pelaku dan peristiwanya … begitu hidup, begitu dinamis, sehingga para pemirsa benar-benar tersihir untuk yakin bahwa hal itu benar-benar terjadi.

Blogger penderita schizopherenia ini juga tak bermaksud berbohong; karena ia benar-benar merasakan pengalaman itu. Hanya saja pengalaman itu tidak nyata.

Yang mengerikan, dan ini sudah ada korbannya seorang teman saya, jika blogger penderita schizopherenia itu merasa bahwa ia adalah seorang gadis yang butuh pendamping. Sehingga, ketika ada seorang pria yang serius mendekatinya, akan kecewa sekali jika mendapati blogger penderita schizopherenia itu ternyata bukanlah gadis yang dibayangkannya. Bahkan, ternyata realitanya adalah blogger penderita schizopherenia tersebut adalah seorang istri dan ibu dari dua anak (!)

Dalam kasus ini, korbannya adalah (bahkan) seorang laki-laki yang sudah matang.

Yang saya ceritakan adalah kasus nyata (korban tetap saya rahasiakan identitasnya)

Semoga kita semua mengambil pelajaran dari kasus-kasus tersebut … Semoga kita semua terlindung dari ranjau-ranjau tersebut …

HNWnomics

Adalah singkatan dari:

1. “Habibie” N “Widjojo” nomics … artinya konsep ini adalah rekonsiliasi dari dua kutub yang selama ini selalu saling menyalahkan akan kehancuran ekonomi Indonesia.

2. “Hidayat Nur Wahid” nomics … yaitu sebuah konsep ekonomi yang diatributkan ke Pak HNW yang membangun konsep ekonomi di atas konsep moral.

Hehehe … cuma selintas ide yang lewat …

Seluruh anggota di alam semesta satu sama lain saling terhubung … agaknya ide ini akan semakin ramai dibicarakan di masa-masa mendatang.

Di dalam dunia kuantum, istilah keterkaitan satu sistem dengan sistem lain disebut dengan “entaglement”. Sebuah sistem kuantum, entah apakah itu sistem elektron, foton, nuklir dsb satu sama lain saling terhubung. Ketika kita melakukan pengukuran kepada sebuah anggota dalam sistem kuantum, maka anggota lain akan terkena imbasnya, alias keadaan anggota lain tersebut akan pula berubah. Ini menyebabkan keseluruhan sistem akan pula berubah keadaannya.

Inilah ide utama dari “Measurement-Based Quantum Computation”; ketika kita melakukan pengukuran terhadap basis tertentu pada sebuah qubit, maka ketika itu akan terjadi penghancuran entanglement antara qubit tersebut dengan qubit2x lain yang menjadi tetangganya. Tapi, qubit2x lain akan membentuk entanglement yang tak melibatkan qubit yang kita ukur tersebut.

Yang menarik, ide ini menjadi dasar jika kita ingin merekayasa perambatan informasi dalam sistem cluster states.

Informasi kuantum ibarat energi, yaitu dapat dirambatkan dari satu anggota cluster ke anggota cluster yang lain. Anggota cluster itu sendiri tak pernah pernah bergerak, melainkan informasi antara anggota cluster itu yang dirambatkan. Istilahnya qubit tersebut diteleportasikan.

Ini dapat dilakukan dengan merekayasa cara pengukuran pada serangkaian Qubit dalam sistem cluster states.

(Bersambung)

Toshiba layak bangga, mengingat salah satu peneliti Advanced LSI Laboratory-nya, Tetsufumi Tanamoto-さん、 dijadikan rujukan oleh Robert Raussendorf untuk implementasi One-Way Quantum Computer.

Rujukan:

http://prola.aps.org/abstract/PRL/v86/i22/p5188_1

http://www.toshiba.co.jp/tech/review/index.htm

Al-Quran surat Saba:

(30) Dan orang-orang kafir berkata: “Kami sekali-kali tidak akan beriman kepada Al Qur’an ini dan tidak [pula] kepada Kitab yang sebelumnya”. Dan [alangkah hebatnya] kalau kamu lihat ketika orang-orang yang zalim itu dihadapkan kepada Tuhannya, sebahagian dari mereka menghadapkan perkataan kepada sebagian yang lain; orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri: “Kalau tidaklah karena kamu tentulah kami menjadi orang-orang yang beriman”.

(31) Orang-orang yang menyombongkan diri berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah: “Kamikah yang telah menghalangi kamu dari petunjuk sesudah petunjuk itu datang kepadamu? [Tidak], sebenarnya kamu sendirilah orang-orang yang berdosa”.

(32) Dan orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri: “[Tidak] sebenarnya tipu daya [mu] di waktu malam dan siang [yang menghalangi kami], ketika kamu menyeru kami supaya kami kafir kepada Allah dan menjadikan sekutu-sekutu bagi-Nya”. Kedua belah pihak menyatakan penyesalan tatkala mereka melihat azab. Dan Kami pasang belenggu di leher orang-orang yang kafir. Mereka tidak dibalas melainkan dengan apa yang telah mereka kerjakan.

Silakan mempelajari …

http://www.ae911truth.net/ppt_web/slideshow.php

http://video.google.com/videoplay?docid=-8182697765360042032&q=richard+gage+911&total=157&start=0&num=10&so=0&type=search&plindex=1

Apakah membangunkan orang via TOA di pagi hari, sebagaimana dilakukan oleh Haji Kotong, adalah pekerjaan bid`ah?

Jelas bukan.

Syaikh Abdullah bin Baaz saja melakukan itu:

http://anakmuslim.wordpress.com/2008/03/06/dan-syaikh-pun-terbiasa-membangunkan-anak-anaknya-untuk-shalat-fajr/

Baru-baru ini seorang petinggi Amerika Serikat mengatakan, bahwa Al-Qaida via Osama Bin Laden tengah menyiapkan serangan sebesar 9/11

http://eramuslim.com/berita/int/8307154046-as-al-qaidah-sedang-rancang-serangan-lebih-dahsyat.htm

Isu provokatif seperti ini yang sering digembar-gemborkan Bush dkk, agaknya layak untuk diragukan kebenarannya; apakah benar Osama Bin Ladin yang memberikan ancaman tersebut?

(Setahu saya isu seperti ini juga sudah mulai membuat muak rakyat Amerika, yang menganggap bahwa isu terorisme dsb hanyalah komoditas politik untuk menakut-nakuti, agar kebijakan perang selalu didukung … )

Apalagi jika mempertimbangkan, bahwa mungkin Osama sudah lama meninggal dunia, sebagaimana dinyatakan oleh Bhutto beberapa saat sebelum terbunuh … (=> jangan-jangan Bhutto dibunuh karena mengetahui bahwa Osama yang asli sudah terbunuh … )

Kalau benar bahwa Osama Bin Ladin sudah lama terbunuh, lantas sebetulnya siapakah dia yang sering nongol di televisi, internet dsb … yang melegitimasi pembunuhan-pembunuhan yang tak islami itu …. ?

Silakan simak Video berikut: