Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Mei, 2008

Jika ingin menilai diri sendiri, terutama ingin menjelek-jelekan binti mengutuk, ada baiknya perlu diperjelas, dengan parameter apa kita ingin mengutuk diri sendiri.

Kini, bangsa kita seringkali doyan mengutuk diri sendiri; sekarang mari kita ambil kaca, dan mencoba melihat seburuk apa bangsa kita.

Pertama, mari kita coba lihat dari parameter ekonomi.

Konon kabarnya, salah satu parameter baik-buruknya suatu bangsa dilihat dari GDP-nya. Sekarang mari kita coba-coba main2x dengan google, “GDP #nama negara#”

Kira-kira berikut hasilnya:

1. United States — GDP: $13.13 trillion (2006 est.) (purchasing power parity)

2. China — GDP: $10.17 trillion (2006 est.) (purchasing power parity)

3. Japan — GDP: $4.218 trillion (2006 est.) (purchasing power parity)

4. India — GDP: $4.156 trillion (2006 est.) (purchasing power parity)

5. United Kingdom — GDP: $1.93 trillion (2006 est.) (purchasing power parity)

6. Germany — GDP: $2.63 trillion (2006 est.) (purchasing power parity)



??. Indonesia — GDP: $948.3 billion (2006 est.) (purchasing power parity)

??. Netherlands — GDP: $529.1 billion (2006 est.) (purchasing power parity)

??. Singapore — GDP: $141.2 billion (2006 est.) (purchasing power parity)

Kesimpulannya, agaknya negeri kita dari segi ekonomi gak buruk-buruk amat; karena dari GDP bahkan masih lebih baik dari Singapura dan Belanda. (Sekalipun tentu distribusi kemakmurannya bangsa kita masih agak kalah …)

(Rujukan lain: http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_countries_by_GDP_(nominal) )

Kedua, mari kita lihat se-tidak aman apakah negeri kita?

Saya merujuk ke http://www.visionofhumanity.org/gpi/results/rankings.php

Ternyata, Indonesia menempati ranking-69, jauh di atas Amerika Serikat dan India.

Jadi, ternyata negeri kita gak buruk-buruk amat …

Read Full Post »

Angka “133” adalah bukti kemenangan konspirasi para spekulan raksasa atas umat manusia di segenap pelosok muka bumi sekarang ini; mereka dengan seenaknya dapat mempermainkan perut 6 miliar umat manusia.

Kenaikan minyak s/d 133 USD jelas bukan karena supply and demand; sehingga tepat OPEC untuk menolak meningkatkan produksi minyak. Ini adalah ulah keterlaluan para spekulan, yang mempermainkan komoditas minyak, serupa juga dengan beras dsb.

Dan, yang terhantam bukan saja negara kecil; bahkan Amrik juga terhantam. Ibarat harmoni, ini menambah luka Amrik, setelah kasus kredit rumah.

Seperti kata orang bijak, yang menghancurkan Amrik adalah bagian dari Amrik itu sendiri; dalam kasus ini, ya para spekulan tersebut …

Read Full Post »

Bom Waktu di Jepang

Akhirnya, bom waktu itu semakin disadari juga oleh banyak orang.

Berita dari New York Times

Jepang mengalami pertumbuhan ekonomi yang tinggi, tapi angka kelahiran yang menurun tajam. Ini membuat pamor Jepang diprediksi akan menurun, dan dikalahkan Cina.

Paradoks dengan Indonesia, yang mengalami pertumbuhan ekonomi yang rendah, tapi angka kelahiran yang sangat tinggi.

Jodohkah Indonesia dengan Jepang? 🙂

Read Full Post »

Mungkin ada yang berminat:

http://rdvlivefromtokyo.blogspot.com/2008/05/recruiting-students.html

Read Full Post »

Pendidikan modern menyebabkan biaya pendidikan makin mahal, gelar makin panjang, jurnal semakin banyak, tapi semakin jauh dari kedalaman hakikat, semakin jauh dari kebajikan, dan yang terutama, semakin jauh dari Allah SWT.

Read Full Post »

http://dotindo.wordpress.com/2008/05/02/munchen-bmw-supremasi-dari-kekuatan-teori/#comment-143

Kehancuran dan bangkitnya suatu bangsa bukan saja disebabkan faktor ekonomi dan faktor pendidikan; melainkan banyak faktor, termasuk, jika kita menggunakan kaca mata iman, salah satunya adalah faktor kutukan orang-orang yang tertindas.

Amerika sejak tahun 2002 telah memposisikan sebagai negara penjajah. Bahkan, lebih dari itu, mereka adalah pembantai kaum muslimin di Afghanistan dan Irak.

Saya ragu, jika doa mereka yang sanak saudaranya terbunuh, jasmaninya rusak, masa depannya terampas oleh Amerika, doanya tidak diterima oleh Allah SWT …

Itu dari kaca mata keimanan …

Mau dipakai kacamata lain?

Ok, sekarang kita pakai kaca mata politik.

Amerika sekarang ini berada dalam krisis politik; rakyatnya harus memilih apakah harus memilih pemimpin kulit hitam yang identik dengan Islam (walaupun bukan Islam), yaitu Barrack Husein Obama ataukah pelanjut aliran politik perang Bush, yaitu John Mc Cain?

Ibarat main catur, kedua calon ini bakalan membawa Amerika ke jurang yang lebih parah dari sebelumnya.

Kajian yang bagian ini lain kali (atau Kang Tara sudah bisa menganalisanya … ;)

Dari kacamata pendidikan:

Masyarakat Amerika yang berasal dari Eropa kin i malas-malas, sehingga posisi-posisi yang strategis direbut oleh orang non-Eropa, seperti Yahudi, India, Cina dan Jepang. Jelas sekali, ini sedikit banyak akan berdampak baik bagi negara2x tersebut dan akan merugikan Amerika sendiri.

Untuk yang terakhir ini, silakan search di youtube: “Stupid American”

Read Full Post »


Sekilas konsep `alam semesta menurut Sufi

[Sufi yang penulis maksud adalah segolongan `ulama dan ilmuwan pada abad ke 10 sampai dengan 14 Masehi, yang menggagas konsep-konsep mengenai sains dan ilmu agama yang terinspirasi dari ajaran Al-Qur’an, Hadist Nabi Muhammad SAW, sahabat Nabi, para generasi setelahnya [tabi’in] dan juga termasuk para filusuf Yunani]

Di dalam konsep sufi, alam semesta adalah sesuatu yang sakral, karena merupakan kalamullah. `Alam semesta adalah ayat Al-Kauniyah yang sejajar dengan ayat Qawliyah [Kitabullah, Al-Qur’anul Kariim]. Sehingga, perlakuan manusia terhadap `alam semesta tidak ubahnya perlakuan seorang hamba Allah terhadap Kitabullah; yaitu disakralkan, karena hal tersebut merupakan mediasi berdialog dengan Allah SWT.

Kitabullah terdiri dari serangkaian huruf, namun esensi dari Kitabullah adalah cinta Allah SWT kepada para hamba-Nya. Hamba-hamba Allah SWT selalu dapat menemukan cinta-Nya yang luar biasa dalam setiap huruf yang terdapat di dalam Al-Qur’anul Kariim, sehingga mereka akan bergetar hatinya setiap ayat-ayat tersebut dibacakan. Bergetarnya hati-hati orang yang beriman akan menambahkan keimanan dan ketentraman di dalam hati mereka.

Begitu juga, ayat Al-Kauniyah [`alam semesta]. `Alam semesta yang berupa benda [materi], pada hakikatnya adalah cinta Allah SWT kepada makhluq-makhluq-Nya. Materi yang terlihat oleh panca inderawi, pada hakikatnya adalah representasi cinta-Nya, jika dilihat dengan menggunakan fakultas hati. Untuk mendapatkan kesimpulan ini manusia harus menggunakan fakultas akal agar dapat melihat serangkaian peristiwa yang bertanggung jawab terhadap penjelasan fenomena materi.

Alam semesta adalah materi dalam pandangan inderawi,
peristiwa dalam pandangan aqal
dan cinta dari Allah SWT dalam pandangan hati

Bagi para sufi, `alam semesta adalah sesuatu yang diceburkan secara misterius ke Allah SWT; ia bukanlah Dzat Allah SWT, tapi merupakan representasi [tajalli, penampakkan] dari diri-Nya. Bukanlah Dzat-Nya, melainkan Cahaya-Nya yang terdapat di segenap pelosok langit dan bumi. Cahaya-Nya pun bertingkat-tingkat [Nuurun `alaa nuurin, An-Nuur:35]; ada Cahaya yang menjadi prasyarat mutlak bagi keberadaan `alam semesta, ada Cahaya yang diberikan kepada manusia, ada Cahaya yang diberikan kepada orang yang beriman, dan Cahaya yang tertinggi adalah Cahaya yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW, yang disebut dengan Nur Muhammadi [Nuurun fawqaa nuurin]. Cahaya ini diberikan ke para Nabi, mulai Nabi Adam a.s. [`alaihissalam] sampai dengan Nabi Muhammad SAW, dan setelah Nabi Muhammad SAW meninggal disebarkan kepada para `ulama [wali Allah], dan pada akhirnya akan diberikan kepada Nabi Isa a.s ketika beliau turun menjelang akhir zaman nanti. Nabi Muhammad SAW adalah penerima seutuhnya Nur Muhammadi, karena pada zamannya hanya beliaulah Nabi yang diutus oleh Allah SWT; dan juga disebabkan Nabi Muhammad SAW adalah penutup para Nabi.

Para sufi membagi lima jenis wujud untuk menjelaskan keterkaitan Allah SWT dengan `Alam semesta. `Alam semesta adalah wujud yang diadakan [mawjud] dan memiliki berbagai macam lapis, yaitu:

1. Jabarut, `alam Zat Malaykat

2. Malakut, `alam Psikis dan manifestasi halus

3. Nasut, `alam fana dan fisik

Wujud `alam semesta bergantung sepenuhnya pada wujud Allah SWT. Wujud yang berkenaan dengan Allah SWT terdapat dua macam, yaitu:

  1. Lahut, wujud Nama dan Sifat Allah SWT
  2. Hahut, wujud Hakikat Ilahi. Wujud Hahut adalah Ghaib Mutlak [Maha Tersembunyi] dan tidak akan diketahui oleh wujud Nasut [dunia fana]

Kelima wujud ini akan mengantarkan kepada kepemahaman bahwa Allah SWT melingkupi `alam semesta terhadap dimensi ruang dan waktu. Allah SWT adalah ketakberhingaan mikrokosmos [Al-Ghaib, Yang Maha Tersembunyi] dan ketakberhingaan makrokosmos [Al-Zhahir, Yang Maha Nyata]; begitu juga Allah SWT adalah awal segala sesuatu [Al-Awwal] dan akhir segala sesuatu [Al-Akhir].[Untuk lengkapnya silakan kunjungi http://www.agungtrisetyarso.com/Cincin_Ilahi.pdf%5D

Sekilas konsep `alam semesta menurut Fisikawan

Sejak zaman Ibnu Hatsyam [al-hazen], Ibnu Battutah [avempace], Nashruddin Al-Thusi, yang dilanjutkan oleh Copernicus, Galileo, Newton, Maxwell, Schroedinger, Einstein, Feynman sampai dengan Edward Witten, konsep fisika telah mengalami berbagai macam proses penyempurnaan.

`Ledakan’ konsep Fisika, pertama kali terjadi ketika Newton dan Leibniz dapat memformulasikan konsep mekanika dan kalkulus pada abad ke-17. Konsep ini kemudian menjadi awal dari revolusi sains, teknologi dan industri bagi dunia ketika itu. Konsekuensi logis dari fisika Newtonian adalah `alam semesta dipandang sebatas sistem yang berkerja secara mekanistik [tidak ubahnya mesin] dan deterministik.

Revolusi fisika selanjutnya adalah pada awal abad ke-20, yaitu ketika konsep-konsep fisika mikrokosmos dan makrokosmos sudah mulai dapat dikuantitatifkan dengan baik oleh umat manusia. Konsep mikrokosmos [fisika kuantum] mengantarkan kepada pemahaman bahwa alam semesta tersusun pada partikel-partikel elementer yang bersifat probabilistik [setidaknya dalam pandangan manusia sebagai pengamat], sedangkan konsep makrokosmos [astrophysics, fisika astronomi], mengantarkan kepada pemahaman bahwa alam semesta adalah entitas yang dinamis; ia berawal dan mengembang [dan kemungkinan berakhir].

Fisika kuantum juga menyiratkan ide bahwa alam semesta adalah suatu ilusi; setiap materi tersusun atas atom, sedangkan atom terdiri atas inti atom dan elektron yang mengorbit di sekelilingnya. Posisi elektron dalam atom adalah probabilistik, begitu juga terdapat posisi-posisi yang terlarang bagi elektron, sehingga terdapat begitu banyak ruang kosong dalam atom. Konsekuensi logisnya, materi yang terlihat pada hakikatnya terdiri dari sekian banyak ruang kosong [yang terdapat di atom]; materi tetap ada disebabkan gerakan elektron yang luarbiasa harmonis sehingga menutupi seluruh ruang kosong yang terdapat di atom. Keberadaan materi ibarat kembang api yang dapat meninggalkan jejak cahaya [Ibarat ini adalah ide dari Jalaluddin Rumi].

Konsep mikrokosmos [fisika kuantum, termasuk juga elektrodinamika] ini kemudian sangat mewarnai perkembangan peradaban manusia di abad ke-20; konsep ini yang bertanggung jawab dalam revolusi teknologi yang terjadi pada abad lalu.

Revolusi fisika selanjutnya, yaitu pada abad ke-21, diprediksi akan berkenaan dengan hidden connection. Sejak terdapat kecenderungan bahwa partikel elementer selalu dapat dibagi menjadi partikel yang lebih elementer, maka sebagian fisikawan berspekulasi, bahwa terdapat ke-tak berhinggaan dalam dunia mikrokosmos, dan ketak-berhinggaan mikrokosmos dengan ke tak berhinggaan makrokosmos akan terkoneksi. Maka dari itu, sebagian ilmuwan mencoba menggagas konsep-konsep yang dapat mengantarkan ke pemahaman yang mensinergikan kedua kutub dunia tersebut. Salah satu ilmuwan yang cukup sukses dalam menggagas teori tersebut adalah Edward Witten. Beliau menggagas teori String; yaitu suatu konsep yang berbasis pada peristiwa. Sebuah partikel yang diam adalah titik dalam domain ruang, namun merupakan tali dalam domain 4 dimensi, yaitu domain ruang dan waktu. Sedangkan akan membentuk bidang dalam jika partikel tersebut bergerak.[Konsep ini kemudian diikuti oleh gagasan matematika oleh Louis Kauffman, yang membenahi teori Knot]

Selain teori string, terdapat teori yang cukup menyita perhatian sekarang ini, yaitu teori informasi kuantum. Jika pada awal abad ke-20, konsep probabilitas masuk ke ranah fisika kuantum, maka di awal abad ke-21, konsep informasi dibawa masuk ke ranah fisika kuantum. Konsep `bit’ dan `gerbang logika’ dikoneksikan dengan `vektor keadaan’ dan `operator’. Teori ilmu komputer berbasis fisika kuantum ini dapat menghasilkan beberapa konsep baru yang tidak ada sebelumnya di ilmu komputer klasik, yang selama ini telah diterima dan diaplikasikan dengan sangat baik. Gerbang universal pada teori ini melingkupi seluruh gerbang yang terdapat pada ilmu komputer klasik. Salah satu konsep yang muncul dari teori informasi kuantum adalah reversibilitas komputasi; artinya, input dan output selalu memiliki bit yang sama.

Harapan

Di abad ini semoga kita dapat menyaksikan revolusi macam apa yang akan terjadi di dunia fisika. Bagaimanakah konsekuensi dari teori string? Bagaimana pula kaitan informasi dalam fisika kuantum? Informasi macam apa yang terkandung dalam dunia mikrokosmos? Apakah `alam ini mengandung informasi cinta dari Allah SWT, sebagaimana yang dikatakan para sufi di abad ke 10 Masehi?

Semoga kita dapat termasuk para saksi … Aamiiin.

Agung Trisetyarso

trisetyarso[at]gmail.com

Read Full Post »

Semoga para spekulan dilaknat oleh Allah SWT, karena telah menyusahkan masyarakat.

Baca juga:

http://taufikurahman.wordpress.com/2008/05/08/strategi-menghadapi-kelangkaan-gas-lpg/

http://rahard.wordpress.com/2008/05/05/kelangkaan-gas-minyak-tanah-arang/

Read Full Post »

Ketika saya menulis posting ini, minyak telah menyentuh angka 125 USD; tidak terbayang krisis apa yang terjadi kelak, baik di Indonesia, Jepang dan belahan bumi lainnya.

Yang saya bayangkan adalah manusia akan menjadi panik; biasanya ketika panik, manusia akan melupakan nilai-nilai luhur dalam kehidupan, seperti kejujuran.

Bicara tentang kejujuran, hari ini saya belajar kejujuran dari dua orang; yang pertama adalah peraih hadiah Nobel, yaitu Anthony Leggett. Kedua adalah seorang penanya, orang Jepang yang saya lupa namanya.

Sir Leggett dalam orasinya menegaskan pentingnya kejujuran dan kerja keras dalam kehidupan kita.

Sedangkan, penanya dalam forum di Mita itu jujur dalam pengertian lugu.

Semoga Allah SWT membalas kebaikan yang banyak atas keduanya … Amiin …

Read Full Post »

Link berikut agaknya berguna bagi membuat presentasi dengan power point jadi dahsyat … http://skp.mvps.org/

Cobain aja kalo gak percaya !!!

Read Full Post »

« Newer Posts - Older Posts »