Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Januari 27th, 2008

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيۡهِ رَٲجِعُونَ

Innalillahi wa inna ilaihi rajiuun … telah berpulang ke rahmatullah Bapak Presiden Soeharto.

Semoga arwahnya diterima disisi-Nya.

Sampai detik ini dan dikemudian hari, pasti bangsa ini tak akan selesai berhenti berdebat; apakah Soeharto pecundang atau pahlawan? Masuk neraka atau surga? Mana yang benar: Bung Karno atau Pak Harto?

Sebagai alternatif, saya mengajak kita semua sedikit belajar ke episode terakhir dari “STAR WARS”; ternyata baik Ben Kenobi dan Anakin Skywalker keduanya “masuk surga” ketika Luke Skywalker melihat penampakan keduanya dengan tersenyum gembira.

Ya!

Untuk kasus di Indonesia, Bung Karno adalah ibarat Ben Kenobi, yang memiliki murid baik yaitu Suharto ibarat Anakin Skywalker.

Suharto adalah murid yang baik hati dan sangat pintar … tapi akhirnya terjerumus dalam jebakan “Darkside”.

Pertanyaan selanjutnya:

Siapakah “Darkside” atau Sith Lord dalam kehidupan riil?

Siapakah kelompok yang berambisi ingin menguasai dunia ini?

Tidak lain, tidak bukan adalah gerakan freemason, yang salah satu tangannya adalah IMF, Bank Dunia dkk.

Merekalah Sith Lord dalam kehidupan nyata.

Merekalah dibalik kejahatan seorang Suharto dkk; Suharto dkk dapat dipandang hanya sebagai korban dari jebakan “Sith Lord”, yaitu IMF dkk. Mereka inilah kelompok sebenar-benarnya yang ingin melihat Indonesia hancur.

(Ketika Pak Harto tertunduk kalah melawan IMF, itu ibarat puncak eksploitasi Sith Lord terhadap Darth Vader …)

Mereka inilah dibalik penghancuran Indonesia: kemiskinan, pengangguran, pembodohan … bahkan sampai dengan krisis kedele …

Tidak percaya?

Silakan simak video-video berikut:

Sumber: http://www.youtube.com/user/dimazbaim

Ratusan tahun lamanya, Indonesia dihisap oleh negara-negara utara; tidak hanya Indonesia, semua negara-negara kulit berwarna, sehingga barat menjadi kuat, menjadi makmur, menguasai keuangan dan perdagangan sampai sekarang. Sekarang didikte oleh IMF, oleh Bank Dunia. Negeri yang begini kaya dirubah menjadi negara pengemis, sekarang. Karena tidak adanya karakter pada elit …(Pramoedya Ananta Toer)

Globalisasi menimbulkan hutang dan hutang melahirkan kesengsaraan, pengangguran, krisis, privatisasi (banyak perusahaan negara diprivatisasi), akibatnya rakyat harus membayar mahal untuk kesehatan dan pendidikan.

Semua ini tidak terjadi begitu saja. Semua ini diciptakan …

Pemerintah sebagaimana disarankan oleh IMF telah mulai mencabut banyak subsidi bukan saja terhadap minyak dan listrik, tapi juga air, pendidikan serta pertanian … (Dita Sari)

Read Full Post »